Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Padang Masyhar

7 Jan 2011

4 comments




Ketika sangkakala ditiup  Israfil
Ketika manusia-manusia berlari tanpa arah
Ketika ruas-ruas wajah cemas mulai nampak
Ketika rona kebahagian wajah orang mukmin terpancar

Padang Masyhar telah dibuka

Jeritan Suara Rakyat

20 Dec 2010

4 comments




disini, kami berjuang...!

di antara ribuan langkah dan harapan
demi penghidupan yang penuh arti
karena itu keyakinan kami
karena ini negeri kaya penuh sejuta makna
yang mengobralkan berjuta-juta impian namun tiada bermakna
sebab telah dirampas oleh tangan-tangan kekuasaan

Aura Cintamu

24 Nov 2010

22 comments



ada pancaran sinar rembulan
melekat dirona wajahmu
saat butiran-butiran air matamu
laksana bintang-bintang
yang menghiasi semesta jiwaku

Rindu Oh Rindu

17 Oct 2010

4 comments




Rindu... kaukah itu yang mengubah waktuku
menjadi denting dipagiku yang indah
seperti getar tangan ini menulis kata rindu
saat dawai-dawai itu datang
yang bernyayi tentang nada-nada tetesan embun
begitu jernih bisikmu menyapa

Rindu melepaskan aku pada sunyi
ketika ia datang dengan sejuta rasa
menjadikan langit tak mampu
menampung segala gelisahku
karena senja begitu cepat berlalu

Cerita Senja

6 Oct 2010

4 comments


pagiku telah beranjak
ketika rona senja mulai memerah
akankah kutorehkan sebuah cerita
tentang keceriaan burung-burung
yang bernyanyi bersama gemuruh angin

disana mentari senja masih tersenyum
menari bersama buih-buih pantai
menyaksikan bocah-bocah pantai yang berlari
ingin kubercerita tentang kisah mereka
tentang kegembiraan yang selalu ada

Senandung Rindu

27 Sept 2010

6 comments
aku tersungkur pada geliat rindu yang terpendam
pada getar dawai hati, saat sebaris cahaya pagi mulai menyapa
membuatku terdiam dalam heningnya waktu
haruskah aku berhenti pada sudut waktu yang panjang
yang kerap membuatku terkulai tanpa daya

saat kegetiran itu selalu datang
serupa hujan yang membasahi ranah tak berujung
yang mulai membajiri hati dalam dahsyatnya rindu
yang membangkitkan segala hasrat akan adanya pertemuan

Sya'ir Cinta

26 Sept 2010

0 comments


احبك

يا من سرق قلبي مني
يا من غير لي حياتي
يا من احببته من كل قلبي
يا من قادني الى الخيال

حبيبي

أهديتك قلبي وروحي
وبين ظلوعي اسكنتك
ورسمت معك احلامي
و وعــــــودي




Renungan Sesaat

24 Sept 2010

0 comments

Kawan...! iangatlah...

akan datang masa mulut kita terkunci
akan datang masa tangan kita jadi saksi
akan datang masa kaki kita berbicara

saat itu tak ada lagi kebohongan
saat itu layar kebenaran akan di bentangkan
dan saat itu tak ada lagi penolong
semua sibuk dengan diri sendiri

Basuh Diri

10 Sept 2010

0 comments
bersama dengan terbitnya mentari syawal
takbir dan tahmid menggema dipenjuru dunia
memuji akan kebesaran ilahi
merobek segala tirai kemaafan

ada rasa tenang menyelimuti jiwa
menyambut hari nan fitri
ketika tangan saling menjulur
berharap ada kata pembasuh diri

Cerita Dimalam Khataman

2 Sept 2010

1 comments
malam menjadi saksi
akan kebahagiaan itu kawan...
saat sejuta bintang ada untuk tersenyum
diantara jiwa-jiwa yang haus akan penantian
ketika lantunan-lantunan firman-Nya
menjadi penyejuk hati
alangkah indahnya alunan itu
yang mengalir untuk menggugah hati

Ungkapan Hatiku

24 Aug 2010

0 comments
Duhai Rabb...

Saat aku datang dengan penuh kepasrahanku
Saat sebuah pilihan berat menjerat hatiku

Karunia aku dengan sebuah ketetapan hati
Sebuah hati yang akan menjadi penenang dalam hidupku
Hati yang selalu mengingat akan adanya Engkau

Cerita Pagiku

18 Aug 2010

0 comments
Cerita Pagiku
By: Augush El Bugiesy

pagi mendekapku dalam keheningan
menyapaku dalam kehampaan
ketika jiwa-jiwa mulai terbangun
bangkit untuk menantang terik
menggurat jumlah jejak

Jeritan Sang Embun

13 Aug 2010

0 comments
Jeritan Sang Embun
by : Augush El Bugiesy

Menjerit aku kini
ketika terpaan angin
menghempaskan angan-anganku
ketika impianku terkikis
oleh teriknya mentari pagi

Sahara

8 Aug 2010

2 comments
Sahara
By : Augush El Bugiesy

Sahara, itulah panggilanku
Terhampar luas bersama oase
menyaksikan perjalanan sang musafir
peluh kesah dengan teriknya mentari
namun adakah yang peduli dengan semua itu

Potret Sebuah Kehidupan

0 comments
Potret Sebuah Kehidupan
By : Augush El Bugiesy


Ketika rasa telah sirna ditelah oleh masa
yang termutilasi oleh keegoan yang bernama cinta
ketika hanya ada tangisan yang tergabung dalam
kumpulan bait-bait rindu

disaat kau temukan memory dalam serpihan-serpihan kertas usang
yang tak lagi mempercayai akan adanya janji
sebab ia telah mati termakan oleh kemunafikan