Anugerah Yang Terindah

10 May 2011








Ia terlahir sebagai sebuah ke indahan
sebagai pembangkit jiwa-jiwa yang tertidur
ia hadir sebagai penyejuk jiwa dan qurratu a'yunin
dan ia pun tampil sebagai perhiasan dunia
takkala jiwanya terbentuk dalam cahaya keimanan



keindahannya....
keanggunannya...
pesonanya...

menghadirkan sebuah melodi kehidupan
sebab ia ada sebagai anugerah terindah para Adam
ia mampu menjadi insprisai kekuatan
dan ia mampu berdiri sebagai sumber kekuatan
yang padanya kunci sebuah kesuksesan

saat galau hadir...ia ada untuk ketenangan
saat jiwa resah...ia hadir untuk menghibur
ia menghadirkan kebahagian
melalui getar dawai cinta dalam dirinya...
ia sebagai lambang kasih sayang dan kelembutan

yang menghiasi kehidupan dunia
seperti yang tertulis dalam sabda Rasul
"sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah"

Makassar, 10-05-2011
[ By Augush Elbugiesy ]

“Sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah”


Itulah sabda Nabi sebagai pujian atas mulianya kaum hawa. Dengan konsekwensinya adalah kesholehan. Karena hanya dengan begitu ia mampu tampil sebagai penopang dakwah, hadir sebagai penyejuk jiwa, sebagai ketanangan dalam pikiran. Telah kita saksikan banyak kisah kesuksesan dalam lembaran-lembaran sejarah, yang semuanya itu tidak pernah lepas dari peranan seorang wanita.

Kisah kesuksesan dakwah Rasulullah tidak lepas dari dukungan Istri tercintanya yaitu Khadijah. Kesuksesan Napoleon  Boneparte juga tidak terlepas dari peranan dan kesetiaan Istrinya.  Eva Braun, yg dengan kesetiaannya hingga mau mati demi mendampingi  sang kekasihnya Adolf Hitler.

“Behind the Great Man There is a Good  Women! “   


Nah…! Mari kita mengutip satu kisah menakjubkan yg pernah terjadi di zaman Rasulullah saw. Dalam sebuah sirah yang menceritakan bagaimana  kehidupan keluarga Salamah. Terukirlah sosok seorang wanita yang dipuji oleh Rasulullah. Ketika Abu Salamah menceritakan kisahnya kepada Rasulullah sebagai berikut :

“Ketika Abu Salamah kembali dari perjalanan jauh sepulang dari berjihad di jalan Allah, ia pun menyempatkan shalat sunnah dua rakaat di masjid, lalu ia pun masuk kerumahnya dan ia telah mendapati Ummu Salamah telah berdandan cantik untuk menyambut kedatangannya.

Setelah mencium tangan Abu Salamah, sang istri membasuh kaki Abu Salamah dan menghidangkan minuman. Ketika Abu Salamah menanyakan anaknya Ummu Salamah dengan suara lembut mengatakan bahwa anaknya sedang istrahat. Lalu ia mempersilahkan Abu Salamah untuk mandi karena ia telah menyiapkan air hangat dan keperluannya. Setelah selesai, Abu Salamah menikmati hidangan makan malam yg lezat. Dan malam itu Abu Salamah mendapatkan pelayanan yg sempurna dari sang istri.


Hingga ke esokan harinya setelah mandi besar Abu Salamah menunaikan shalat di masjid, terasa segar jiwa dan raganya atas pelayanan sang istri. Ketika kembali kerumah didapatinya Ummu Salamah telah menyiapkan  minuman untuknya dan mengatakan maksudnya untuk berbincang dengan Abu Salamah.


“Bagaimana menurut kanda kalau ada seseorang yg menitipkan sesuatu kepada orang lain kemudian orang tersebut mengambil kembali haknya, apakah wajar untuk dikembalikan ?”. Tanya sang Istri lembut kepada Abu Salamah.

“Ya, suatu kewajaran, karena ia adalah pemilik sesuatu itu maka ia berhak untuk mengambilnya kembali” jawab Abu Salamah.


“Bagaimana jika itu adalah anak kita?” Tanya Ummu Salamah lembut.


“Maksud adinda, anak kita,…!” kata Abu Salamah.


“Ya, anak kita adalah titipan Allah. Dan Sang Pemilik ingin mengambilnya kembali ke sisi-Nya,” jawab Ummu Salamah tenang.


Abu Salamah terdiam, kemudian dijelaskan dengan lemah lembut oleh sang istri perihal kepergian anaknya yang meninggal karena sakit. Lalu hal itu di adukan oleh Abu Salamah kepada Rasulullah. Dan Rasulullah pun bersabda, : “Ummu Salamah wanita shalehah, kelak ia akan menghuni surga bersama anak dan suaminya”.


Subhanallah…!


Sebuah hikmah dari peristiwa yang menggugah hati. Yang mungkin sangat sulit kita temukan di zaman sekarang ini. Kisah bagaimana Ummu Salamah yg ditinggal oleh suaminya tetap sabar dan tegar dalam menghadapi musibah yang menimpa keluarganya.Yang mengantarkan ia pada keridhaan Allah dan Rasul-Nya.

“Sungguh indah permata dunia, wanita shalehah harapan bangsa dan Negara”


Namun perlu diwaspadai juga saat wanita itu tidak berada pada jalur keimanan, jauh dari keridhaan Allah. Maka ia pun bisa menjadi penyebab kehancuran suatu Negara. Dan sejarah-sejarah pun banyak mengisahkan kehancuran seorang figur hanya disebabkan oleh wanita.

“Wanita adalah tiang Negara”


Wanita manapun bisa menjadikan dirinya sebagai permata dunia. Ini hanya masalah pilihan. Kecintaan, keridhaan pada Allah dan Rasul-Nya serta suami yg menjadikan motivasi hidupnya .

Makassar, 10-05-2011
[Augush Elbugiesy]

4 comments:

Niesemut said...

Kk uda menemukan tulang rusuk kk yg ilang??
:)

Outbound Training Malang said...

salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
Pikiran yang positiv dan tindakan yang positiv akan membawamu pada hasil yang positiv.,.
ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

Dewi Aja said...

Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kumpulbagi.com untuk info selengkapnya.

Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

Unknown said...

Anugrah yang sangat terindah
http://www.beritanasional.co/

Post a Comment